Puisi: KARMAPALA

 

KARMAPALA

 


Barangsiapa yang menanam akan menuai hasilnya

Apakah menanam kebaikan, maupun menanam keburukan

Barangsiapa yang berhutang berkewajiban membayar

Karmapala

Setiap manusia tidak lepas dari perbuatan apa yang ia kerjakan

Jika tidak memanen di dunia, maka akan ditangguhkan kelak hari kemudian

Anjani, Guwarsi, dan Guwarsa

Menerima dari semua keserakahan dirinya

Cupu Manik Astagina menjadi rebutan antara saudara

Resi Gutama marah dan melempar hingga jatuh ke telaga sumala

Keserakahan Guwarsi, dan Guwarsa menjadikan sifat wanara

Lahirlah manusia kera Subali dan Sugriwa

Anjani pun terkena karma, meski hanya separuh raganya

Penebusan doa pun harus dilakukan

Subali harus bertapa ngalong di hutan sunya pringga

Sugriwa harus bertapa kijang tak tahu arah yang harus dilakukan

Anjani pun harus bertapa nyantuka telanjang berenang sebagaimana hidup katak

Suralaya – Jong Giri Saloka menjadi gempar, hawa panas melampau kodrat

Manikmaya nganglang jagad terpesona akan keindahan Anjani

Kama pun mentes lahir sang Anonan si perkasa

Menjadi senopati yang dipercaya oleh Sri Rama menghancurkan keangkara murkaan Rahwana Raja

******

Selasa, 31 Oktober 2023


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tokoh Wayang: Prabu MANIKMANINTEN

Puisi: Sumpahku. Sumpahmu, Sumpah KIta

Putiba: Sang Pelebur Angkara