Puisi: Bayang Semu Banowati

 BAYANG SEMU BANOWATI




Galak ulat terpesona senyuman menggoda

Sebahu berjurai ikal mayang rambut membelah kelopak 

Kerling kerlip mata membuat nanar naluri menjadi liar

Bayang semu Banowati

Mampu membelah samodra hati pada muara berlabuh

Usia bukanlah menjadi ukuran cinta

Senyatanya itu bukan sekedar fatamorgana

Semampai indah berjurai tetap menjadikan pemuja cinta bertekuk-lekuk

Duryudana menyembah pasrah pada ribuan masa di balik geliat raga

Cintamu tiada dapat terkejar, karena hanya dirimu yang menentukan

Kemana dan akan di mana langkahmu memilih hati bersimpuh

Hanya sang Anjuna menjadi pertama dan tarakhir 

Meski itu hanyalah secercah bayang semu dalam dunia nyatamu 

Pesona Lara-Ahad, 13 Agustus 2023

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tokoh Wayang: Prabu MANIKMANINTEN

Puisi: Sumpahku. Sumpahmu, Sumpah KIta

Putiba: Sang Pelebur Angkara