Puisi: Sumpah Pancali

SUMPAH PANCALI




Pancali, sumpah itu laksa belati

Membelah seisi jagad raya menjadikan luka

Tetesan air mata darah tak mampu terhapus masa 

Pengorbanan, pengabdian tidaklah mejadikan dirimu dihina

Pancali, para kesatria tak cukup mampu menjadikan dirimu tersenyum

Engkau biarkan berjuarai rambut lebat membasuh tanah berdebu

Engkau tahan senyummu hingga menjadikan parang berkarat

Sesak tangis tertahan dalam rongga dadamu

Pancali, noda darah harapan akhir dari hidupmu

Sumpah itu melahirkan pertentangan dan peperangan besar

Baratayuda, menjadi ajang bukti makna akan sejatinya kebenaran 

Siapa yang menamam harus memettik, dan siapa yang hutang harus menyahur

*****

Ahad, 13 Agustus 2023

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tokoh Wayang: Prabu MANIKMANINTEN

Puisi: Sumpahku. Sumpahmu, Sumpah KIta

Putiba: Sang Pelebur Angkara